TikTok Diinvestigasi Terkait Dugaan Langgar Peraturan Privasi Data Uni Eropa

Posted on

TikTok ssat ini sedang dihadapkan pada dua investigasi privasi data di Eropa.

Pertama tentang penanganan data pribadi anak dan lainnya soal transfer data pengguna ke China.

Pengawas privasi data Irlandia yang merupakan regulator utama TikTok di Eropa, mengatakan bahwa mereka telah memulai dua penyelidikan untuk memeriksa apakah aplikasi video populer tersebut telah melanggar peraturan privasi data Uni Eropa yang sangat ketat.

Investigasi pertama Komisi Perlindungan Data akan melihat apakah TikTok mematuhi Peraturan Perlindungan Data Umum atau GDPR, ketika menangani data anak-anak.

Salah satunya termasuk pengaturan platform untuk orang di bawah 18 tahun dan langkah-langkah verifikasi usia untuk anak-anak di bawah 13 tahun.

Penyelidikan kedua berfokus pada apakah TikTok mematuhi GDPR saat mentransfer data ke China, tempat induk perusahaan, ByteDance, berada. Perusahaan dituduh bahwa ada risiko keamanan karena mengirimkan data pengguna ke China.

TikTok mengatakan akan sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan komisi.

“Privasi dan keamanan komunitas TikTok, terutama anggota termuda kami, adalah prioritas utama,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, dikutip dari APNews, Kamis (16/9/2021).

“Kami telah menerapkan kebijakan dan kontrol ekstensif untuk melindungi data pengguna dan mengandalkan metode yang disetujui untuk mentransfer data dari Eropa.” lanjut pernyataan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *