Sering Dianggap Sepele, 5 Kebiasaan Ini Justru Membahayakan Kesehatan

Posted on

Banyak orang saat ini masih tidak menyadari bahwa sebagian besar aktivitas yang dilakukannya masih jauh dari kata sehat.

Jika kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut terus dilakukan selama bertahun-tahun, maka bisa berakumulasi sehingga menyebabkan penyakit kronis.

Dirangkum dari laman Times Now News, Senin (13/9/2021), berikut ini lima kebiasaan buruk yang tanpa disadari justru menyebabkan penyakit kronis. Yuk disimak.

1. Terlalu banyak minum

Para ahli sering merekomendasikan minum banyak air sepanjang hari agar tubuh tetap terhidrasi.

Namun, manfaat minum banyak air seringkali dilebih-lebihkan yakni untuk membantu mencegah dehidrasi dan mempromosikan pembuangan racun secara teratur.

Padahal, mengonsumsi banyak air dapat mengganggu keseimbangan pH dan menyebabkan kekurangan garam dalam tubuh.

Selain itu, kebiasaan ini juga terkait kembung, kelelahan, dan tingkat konsentrasi yang buruk. Asupan air putih sebanyak 3 liter dalam sehari dianggap aman dan menyehatkan.

2. Mencuci rambut terlalu sering

Mencuci rambut atau keramas setiap tiga hari sekali dianggap paling aman.

Tetapi ketika seseorang keramas setiap hari, rambut bisa kehilangan minyak alaminya dan menjadi rapuh.

Produk perawatan rambut, misalnya sampo dan kondisioner, sarat dengan bahan kimia dan juga menyebabkan rambut rontok jika digunakan terlalu sering dan dalam jumlah banyak.

3. Terlalu stres

Tekanan pekerjaan dan pendidikan membuat stres serta kecemasan meningkat di seluruh kelompok usia.

Kondisi stres ini meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh, sehingga hormon yang terkait sistem kekebalan lebih lemah dan mengalami peradangan.

Orang yang stres lebih rentan terhadap infeksi virus dan dalam jangka panjang juga lebih berisiko mengalami masalah jantung.

4. Duduk terlalu lama di tempat yang sama

Bekerja dari rumah (work from home/WFH) telah menjadi kebiasaan baru masyarakat dan memaksa seseorang duduk di tempat yang sama selama berjam-jam. Namun, kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatan.

Pola hidup dengan tidak banyak bergerak (kurang bergerak) dikaitkan dengan peningkatan risiko kondisi kronis seperti sindrom metabolik yang terkait dengan diabetes atau bahkan kondisi jantung.

Untuk mengatasi hal ini, para ahli merekomendasikan bangun dari tempat duduk setiap 30 menit untuk sekadar menerima telepon atau berjalan-jalan sejenak.

Cara ini dapat membantu memutus rantai duduk di tempat yang sama selama berjam-jam.

5. Tidak melepas lensa kontak

Seseorang membutuhkan waktu untuk membiasakan diri dengan lensa kontak.

Namun kebiasaan tersebut membuat seseorang lupa melepasnya. Meskipun tampak tidak berbahaya namun, seiring waktu dapat menyebabkan rasa sakit pada bola mata atau kerusakan kornea dalam jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *