5 Kasus Pencurian Celana Dalam Wanita, Ada Yang Digunakan Untuk Mengobati Jerawat

Posted on

Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan aksi pencurian celana dalam.

Pelaku pencurian tersebut memiliki motif yang beragam dalam melakukan aksinya.

Ada yang mengaku sekadar iseng, ada pula yang untuk memenuhi hasrat seksual.

Kasus pencurian pakaian dalam yang menghebohkan tidak hanya terjadi sekali ini saja.

Berikut deretan kasus pencurian pakaian dalam.

1. September 2021

TU (56) seorang pria di Jepang ditangkap polisi karena diduga mencuri 730 bra dan celana dalam dari binatu. Terungkapnya kasus pencurian berawal dari seorang mahasiswi yang melaporkan bahwa pakaian dalamnya hilang.

Saat dilakukan penggerebekan di rumah pelaku ditemukan ratusan potongan pakaian dalam perempuan.

2. Juli 2021

OM (24) pria yang berprofesi sebagai penjual pempek di tangkap polisi karena mencuri lima celana dalam perempuan dari jemuran warga.

Pelaku mengaku bahwa perbuataannya itu dilakukan untuk mengobati jerawatnya.

Polisi telah mengamankan barang bukti celana dalam perempuan yang dismpan pelaku dalam gerobak pempek.

Pelaku dibawa ke Polsek Indihiang, Tasikmalaya.

3. April 2021

RH (28) ditangkap pengurus pesantren di Desa Boto, Kabupaten Probolinggo usai terpergok mencuri dua celana dalam perempuan di rumah pengurus pesantren.

Pelaku ditangkap oleh pemilik rumah dan kemudian dibawa ke Polsek Lumbang untuk penyelidikan.

RH mengaku kepada polisi, tindakannya mencuri pakaian dalam perempuan karena akan digunakan untuk alat fantasi memenuhi hasrat seksnya.

4. April 2021

Aksi pencurian pakaian dalam perempuan membuat resah warga Desa Sukamurni, Kabupaten Bekasi.

Pelaku terekam CCTV saat mencuri pakaian dalam perempuan. Pelaku terlihat menggunakan penutup muka seperti Ninja Hatori serta menggunakan kaos putih dan celana hitam.

Setelah mengambil barang curiannya, pelaku langsung menghilang seperti menggunakan jurus bayangan.

5. Januari 2021

ST (45) pria warga Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah berhasil ditangkap pihak kepolisian. Dia diduga telah mencuri ribuan pakaian dalam perempuan.

ST telah menjadi DPO sejak Juli 2020. Aksi ST membuat resah warga karena mencuri dan mengoleksi ribuan pakaian dalam perempuan.

Menurut Kapolsek Arut Selatan AKP Wihelmus Helky mengatakan bahwa ST diketahui sudah beraksi selama dua tahun demi menyalurkan hasrat seksnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *