Drummer The Rolling Stones Charlie Watts Meninggal Dunia Di Usia 80 tahun

Posted on

Kabar duka datang dari dunia musik, Drummer band legendaris The Rolling Stones meninggal dunia.
Charlie Watts dikabarkan meninggal pada selasa (24/8) pagi di London, ia meninggal pada usia 80 tahun.

Menurut juru bicaranya, ia meninggal di sebuah rumah sakit di London. Tidak disebutkan apa penyebab kematiaannya.

“Charlie meninggal dunia dengan damai serta dekelilingi oleh keluarganya,” kata juru bicara tersebut.
Ia meninggalkan seorang istri, Shirley (82) dan anak, Seraphina (53).

“Charlie merupakan Suami, Ayah, dan Kakek yang berharga serta sangat disayangi keluarganya.
Ia merupakan personel The Rolling Stones dan salah satu Drummer hebat di generasinya.”

Sepanjang karirnya bersama Rolling stones charlie memang sempat menderita beberapa penyakit,
seperti kanker tenggorokan pada tahun 2004 dan penyalahgunaan obat-obatan pada tahun 70 dan 80an.

Akan tetapi ia tidak menyerah begitu saja terhadap penyakit tersebut, ia berhasil mengalahkannya dan berhasil sembuh.

Bersama Charlie Watts The Stones mencatatkan hit No. 1 pertama mereka di AS (Amerika Serikat) pada 1965 dengan “(I Can’t Get No) Satisfaction.”
Serangkaian lagu-lagu sukses lainnya dengan cepat menyusulnya, termasuk “Paint It Black” dan “Ruby Tuesday”.

“World’s Greatest Rock & Roll Band” ini meneruskan untuk menikmati kepopuleran yang berkelanjutan untuk dua dekade berikutnya
dengan album-album seperti Aftermath (1966), Sticky Fingers (1971), Exile on Main St. (1972) dan Tattoo You (1981).

Pada 1980an, Charlie melakukan proyek diluar the Stones. Dengan kecintaannya pada Jazz ia membentuk sejumlah grup yang berbeda,
termasuk band berjumlah 32 orang bernama the Charlie Watts Orchestra.
Sekitar waktu itu juga, Charlie tampil dengan anggota the Rolling Stones awal Stewart di band Rocket 88.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *